Home » , » Manajemen Operasi dan Lingkunganya

Manajemen Operasi dan Lingkunganya




Pentingnya Manajemen Produksi untuk Bidang-bidang fungsional lainya.

Pertanyaan yang sering muncul dikemukakan oleh para mahasiswa / mahasiswi dengan pengalaman bisnis yang masih sedikit adalah : "Mengapa saya perlu mempelajari manajemen produksi dan operasi, bila spesialisasi saya adalah bidang akuntansi (atau keuangan atau pemasaran atau personalia atau sistem informasi)? "Apakah tidak akan lebih baik menggunakan waktu saya untuk mempelajari spesialisasiku?" Ini merupakan pertanyaan-pertanyaan bagus dan sudah selayaknya mendapat tanggapan baik, karena pendidikan adalah mahal dan memakan waktu. 

Alasan pertama, seperti telah disebutkan sebelumnya, adalah bahwa topik-topik yang dipelajari dalam manajemen produksi berkaitan dengan desain, operasi dan pengawasan sisi penawaran (suplai) organisasi-oranisasi. Semua organisasi ada untuk memenuhi permintaan melalui fungsi-fungsi produksi. Dengan pemahaman dasar tentang apa yang dilakukan untuk mengembangkan dan mengoperasikan sistem-sistem produksi, para manajer pemasaran dapat melayani pasar dan mengelola tenaga penjualan mereka secara lebih baik bila mereka memahami kemampuan dan keterbatasan sistem permintaan penawaran total mereka, pengenalan produk baru, karateristik-karakteristik baru, dan kemampuan pabrik perusahaan untuk dapat memenuhi waktu pesanan langganan, para manajer keuangan dapat merencanakan ekspansi kapasitas dan akan dapat memahami tujuan-tujuan persediaan secara lebih baik lagi. Manajer keuangan juga dapat memanfaatkan sistem perencanaan kebutuhan kapasitas dan persediaan baik dalam penentuan kebutuhan-kebutuhan modal diwaktu yang akan datang maupun dalam peramalan aliran kas untuk membayar pembelian mesin - mesin baru, tenaga kerja, bahan mentah, energi dan overhead, serta manajemen aktivasi lancar. Lebih lanjut, ada hubungan yang saling bergantung antara manajemen operasi dan keuangan dalam keputusan-keputusan khusus seperti membuat atau membeli (make or buy decision) dan perluasan pabrik.

Baca Juga : Pentingnya Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan

Pada akuntan juga perlu mempelajari sistem-sistem perencanaan dan pengawasan produksi dan pesediaan. Sistem-sistem ini dapat memberikan informasi akuntansi biaya, rasio - rasio pemanfaatan kapasitas, penilaian persediaan, harga pokok penjualan dan informasi lain untuk pengawasan, pemeriksaan (auditing) dan pelaporan finansial internal. Para akuntan internal perlu memahami kegiatan - kegiatan ini agar dapat melaksanakan pekerjaan - pekerjaan mereka. Akuntan - akuntan publik (eksternal) dan terhambat dalam pelaksanaan pemeriksaan akuntansi mereka terhadap suatu perusahaan bila mereka tidak mengetahui tentang EOQ, titik pemasaran kembali , perencanaan kebutuhan bahan, pengawasan dalam proses barang dalam proses, analisis ABC, metode - metode penentuan berbagai standar tenaga kerja, atau  peralatan - peralatan dan istilah - istilah manajemen operasi lainya.

Para manajer personalia juga dapat memperoleh suatu pengetahuan tentang kompleksitas desain pekerjaan, fungsi-fungsi yang dilaksanakan manajer produksi/operasi dan karyawan-karyawan lain, serta ketrampilan-ketrampilan yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan - pekerjaan mereka. Pemahaman akan hal-hal tersebut dapat membantu mereka dalam desain program-program latihan, sistem kompensasi, dan dalam pelaksanaan fungsi - fungsi penarikan dan seleksi.

para speialis komputer dan sistem informasi barangkali mempunyai perolehan paling banyak dari pemahaman akan materi pembahasan manajemen operasi. Mereka akan banyak ditugaskan dalam pengembangan, implementasu, dan pengoperasian berbagai sistem yang berkaitan dengan manajemen operasi seperti pengawasan persediaan, scheduling pekerjaan dan pengawasan pesanan, pelaporan biaya kerja dan sebagainya.

Share This :


0 Comment:

Post a Comment

Ayo Sobat jangan jadi SILENT READER ya, ? bagi dong komentarnya
jika Sobat tidak punya akun silahkan pilih Anonymous...
Dan gunakan kata-kata yang sopan ....