Home » , , » Mengerikan, Beginilah Suasana Penembakan di Las Vegas

Mengerikan, Beginilah Suasana Penembakan di Las Vegas

Massa penonton konser berlarian saat mendengar suara rentetan tembakan dari lantai 32 Mandalay Bay, Las Vegas, Amerika Serikat.





Otoritas kemanan di Las Vegas menyebutkan, peristiwa penembakan yang terjadi di tengah konser irama Route 91 Harvest concert dilakoni berpokok dasar 32 Mandalay Bay.

waktu itu tengah berjalan konser irama di ruang terbuka yang dipenuhi oleh pengunjung.

Rekaman video yang disebar melalui jejaring Youtube memperlihatkan kepanikan massa seketika pecah saat terdengar rentetan bunyi tembakan dari senapan mesin.

salah satu saksi mata yang diwawancarai CNN mengaku sempat beranggapan suara di tengah malam menjelang pergantian hari itu adalah suara kembang api atau petasan.

"Kami mengungkap ada penembak di lantai 32 Mandalay Bay,"  kata Sherif Las Vegas Joseph Lombardo, Senin WIB (2/10/2017).

informasi dari aksi penembakan itu, seperti yang dibeberkan Lombardo yakni paling 20 orang tewas dan lebih pecah 100 orang terluka.

menurut pendapat Lombardo, tersangka adalah penduduk setempat dan kini sudah menarik nafas terakhiir terbunuh disaat pengejaran polisi.

olisi kini memburu seorang wanita bernama Marilou Danley yang diketahui menjadi teman seperjalanan pelaku.

Dia menggambarkan Danley sebagai wanita Asia, tinggi sekitar 150 cm, dengan berat badan 50 kilogram.

"Kami belum menemukannya saat ini, kami ingin untuk berbicara dengannya," kata Lombardo..

Diketahui nama tersangnka adalah Stephen Paddock 64 tahun
Stephen Paddock (64) menembaki para penonton festival musik Route 91 Harvest dari balkon lantai 32 Hotel Mandalay Bay. Sebanyak 59 orang tewas, lebih dari 500 lainnya luka-luka. Namun polisi Amerika Serikat (AS) tak menyebut Paddock sebagai teroris. Mengapa?

Soal mengapa Stephen tak disebut sebagai teroris ini ramai dibahas di media sosial. Salah satunya oleh Yasir Qadhi, warga negara muslim AS yang cukup dikenal. Status Facebook Yasir yang menyinggung soal tak disematkannya status teroris kepada pelaku penembakan Las Vegas itu menjadi viral, dibagikan lebih dari 48 ribu kali dan sudah menuai lebih dari 53 ribu reaksi.

"It is to murder over 50 people and injure 450, only to have authorities claim, within minutes and without any verification, that you are not a terrorist. It is to commit the largest mass murder and shooting in recent American history, and be described as a 'retired grandfather'," demikian penggalan status FB Yasir.

Tak hanya satu-dua orang yang mempertanyakan status Stephen. Polisi punya jawaban sendiri. Kepolisian Las Vegas menyatakan Stephen tidak memiliki catatan kriminal. ISIS sebenarnya telah mengklaim bertanggung jawab atas penembakan tersebut, namun otoritas AS menyatakan mereka tidak menemukan hubungan antara pelaku dan organisasi teroris internasional mana pun.

Adik Stephen, Eric Paddock, mengatakan sang kakak juga diketahui tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok teroris internasional. 

"Dia tak ada hubungan dengan organisasi politik dan organisasi agama apa pun, tidak juga supremasi kulit putih," tutur Eric. "Kami masih benar-benar bingung, sangat terkejut," tuturnya. "Ini bagaikan sebuah asteroid jatuh dari langit," imbuhnya.

Share This :


0 Comment: